Kamis, Mei 13, 2010

Dik, Darimu Aku Belajar

bijak itu datang
dari petang perenungan
dari malam penantian

maka pemuda itu berkata
"aku tak mau menyerah"

lihatlah bahunya yang luruh
dan senyum getir sok tabah

sudahlah.
sedikit menyerah sajalah. kalah
tapi ia menggeleng
"takdir bukan untuk orang pasrah"

Maka 6 tahun harus dilaluinya untuk lulus kuliah
dengan 2 tahun yang hangus karena tidak bayar uang kuliah
mengamen di bis
jadi polisi cepe
timer angkot di terminal
menahan lapar
dari satu kiriman uang tak jelas
ke kiriman tak jelas berikutnya
makan rumput untuk mengganjal lapar
minum air keran masjid untuk menawar haus
dan sempat pingsan di kampus
setelah 3 hari tak makan

pemuda itu berkata
"aku pasti menang"

dan 2 tahun lulus belum juga bekerja
hanya ingin di bidang sesuai pendidikannya

sudahlah, ambil saja yang ada
yang penting ada buat rokok
ada buat surat lamaran berikutnya

tapi ia menggeleng
"berdamai dengan keadaan
bukan sebuah pilihan"

dan kini lihatlah
pemuda tanggung itu kini laki-laki
bahunya tegak gagah
senyum sumringah
dan napas ringan yang tertata indah

"aku diterima"

Dik, darimu aku belajar
bahwa sabar itu sebenarnya
singkat saja
dan pasti berbuah indah
pada akhirnya

Tidak ada komentar: