Senin, April 26, 2010

kembang api


kembang api
kembang di hati
warna pelangi
langit malam hari
benderang
gemparkan jiwa tenang
lalu kuncup, sunyi
sepi kembali

3 komentar:

Anonim mengatakan...

your post reminds me of my own post a few years ago,,hehe

Dingin kali ini…

Kusulut lilin meski kutahu ia takkan mempu menghangatkan.

Namun nyala redup itu mengingatkanku akan tawamu…

Dan aku suka teringat kamu.

Jadi biarlah kunikmati terangnya meski sejenak.

Dan kan kuletakkan ia di luar biar tertiup angin…

Lalu sepi…

Lalu mati.


klik ini

reza is fahmi mengatakan...

hihihi...
atmosfer puisinya sama....
sama2 sepi..
kok ga bisa komen di blog dek rida ya...?

Anonim mengatakan...

hmm,,ga tahu bang...mungkin karena blog itu layanannya friendster ya,,jadi harus punya account friendster gitu kali...ga tahu juga sih...tapi di settingnya udah aku cari ttg comment privacy-nya tapi ga nemu... T.T